Anakku Sangat Patuh kepada Gurunya   4 comments


Aku adalah seorang dosen di sebuah perguruan tinggi. Pendidikan terakhirku S3, artinya saat ini aku adalah seorang Doktor. Aku mengajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sebuah fakultas yang akan melahirkan calon guru-guru pendidik putra bangsa. Saat ini aku memiliki seorang anak berumur 7 tahun. Dia kelas satu Sekolah Dasar. Anakku memiliki kebiasaan buruk, dia suka berkata kotor (misalnya:brengsek, bodoh, sialan). Aku bingung menghadapi anakku ini. Akhirnya aku mencoba bekerja sama dengan guru di sekolahnya untuk mengatasi tingkah laku anakku yang tidak sopan ini. Setiap hari aku selalu melaporkan kata-kata buruk yang diucapkan anakku kepada gurunya. Aku tulis lengkap jam, hari, dan tanggalnya. Misalnya: “hari ini sabtu, 18 April 2009 anakku mengatakan dasar bodoh kepada ibunya”. Kemudian saat di sekolah, gurunya langsung menegur. “dik, kemarin kamu mengatakan dasar bodoh pada ibumu ya?”. Begitu terus yang terjadi, setiap kali anakku mengatakan kata-kata kotor, aku langsung mengatakan hal ini pada gurunya, dengan serta merta gurunya menegur dan memberikan nasihat bahwa kata-kata semacam itu tidak baik diucapkan. Suatu ketika, anakku sedang duduk sendiri di teras rumah. Aku tak sengaja mendengar dia bergumam. “Hmmm, bu guru kok tahu ya setiap kali aku ngomong tidak baik. Wah, bu guru pintar. Aku tidak boleh berkata kotor lagi, nanti bu guru tahu”. Perlahan-laham kebiasaan buruk anakku hilang. Dia tidak lagi mengucapkan kata-kata kotor.
……………………………………………………………………………………………………………………….
Di lain waktu, anakku mendapatkan PR matematika dari gurunya. Aku mengajarinya dengan menggunakan cara B. Padahal gurunya mengajarkan dengan cara A. Anakku menolak cara yang aku ajarkan. Katanya “Bu guru tidak mengajarkan dengan cara seperti itu”. Dalam hati, “gurumu itu dulu kan mantan mahasiswa ayah”.

Itulah sepenggal cerita dari sekian banyak yang di alami orang tua ketika mendidik anaknya. Anak pada usia sekolah dasar akan lebih patuh pada kata-kata gurunya. Anak menganggap bahwa gurunya adalah orang yang paling pintar. Gurunya adalah orang yang ia segani dan senantiasa ia jadikan teladan. Dengan anggapan semacam itu kita bisa bekerja sama dengan guru dalam mendidik anak.

Posted Desember 11, 2009 by nisa bahagia in parenting

4 responses to “Anakku Sangat Patuh kepada Gurunya

Subscribe to comments with RSS.

  1. iya. JAdi inget sepupu yg TK pas minta diajarin belajar mengeja huruf. Katanya beda ama yang di ajarin gurunya. trus ga mau diajarin lagi.:mrgreen:

  2. aq adalah mantan guru dan emang demikian adanya… dan aq sangat berharap,kelak anakku akan lebih patuh padaku karena akulah ibunya… pendidiknya yang pertama dan utama… semoga Allah kabulkan harapanku ini… ^^

  3. sungguh, pendidikan sebagus dan setinggi apapun tanpa didasari pembekalan ajaran Islam yang cukup maka semua akan sia-sia.
    artikel berjudul Oxbridge dan Madinah di Blog saya http://singgahsejenak.wordpress.com barangkali bisa buat cermin bagi kita dlm mengarahkan anak2 kita.
    salam

  4. Betul Bu, anak kecil memeng percaya sekali dengan gurunya, dan biasanya jadi senjata untuk orang tua bila sudah kewalahan menghadapi anaknya.
    Salam kenal dari Surabaya, mantan guru sekolah dan guru “abadi” anak-anak saya sendiri.
    Mari tukeran link….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: